Perjalanan waktu ke masa lalu
Dua hari ini, senin dan selasa, gue seperti mengalami perjalanan waktu ke masa lalu, kurang lebih sekitar 10 tahun yg lalu, dan sebagai akibatnya, dua kali pula gue harus ngrasain dipanggang di dalam mobil. Lohh..?? Kok bisa…?? Nah, gini critanya…
Pada dua hari itu, gue harus nganter seseorang, ke suatu tempat, untuk suatu keperluan, tapi gue sendiri ga ikut, jadi cuma nge-drop aja, trus abis itu bisa gue tinggal ngapa2in sesuka gue, trus kalo udah slesai, gue jemput. Ini adalah skenario ideal dan sangat wajar untuk masa sekarang ini, tahun 2007. Akan tetapi, tadi kan gue udah bilang bahwa yg terjadi adalah perjalanan waktu ke masa kira2 10 tahun yg lalu, artinya, skenario diatas SANGAT SULIT DITERAPKAN.
Kenapa demikian?
Apakah yg membuat skenario ideal tersebut sulit diterapkan?
Kira2 hal apa yg sangat membedakan antara tahun 2007 dan 1997?
Jawabnya, TELEPON GENGGAM…!!
Intinya, pada dua hari tersebut, gue dihadapkan pada situasi dimana telepon genggam terkesan menjadi barang yg masih sangat asing dan eksklusif, makanya gue merasa seolah-olah kembali ke masa 10 tahun yg lalu. Dan sebagai akibatnya, karena sulit berkomunikasi, skenario ideal itu sulit diterapkan, artinya, gue harus stand-by nunggu di dalam mobil dalam cuaca yg sangat panas, keringat sampe menetes membasahi karpet mobil. AC dan mesin mobil jelas gue matikan donk, biar hemat bensin.
Semua kejadian itu sebenarnya terjadi pada tahun 2007 ini, istilah "KEMBALI KE MASA LALU" hanya untuk mendramatisir situasi. Karena gue pikir, udah tahun 2007 dan serba canggih gini kok ya masih harus terjadi hal seperti itu hanya karena kesulitan komunikasi??
Padahal, penyebab sesungguhnya bukanlah karena tidak punya HP, tapi karena tidak bisa pake HP, dan tidak mau diajari cara pake HP. Lebih suka cara2 yg serba manual. Kalo udah gini susah kan?? Ga ada pilihan lain selain "mengikuti" perjalanannya mengarungi waktu ke masa lalu…
January 31st, 2007 at 1:02 am
ya lu juga sich masih pake bahasa kuno….secara di jakarta aja sekarang orang pada ngomong jawa, yang dikampung malah “lu” “gue”….kuno tau ga…Java Uber allez
January 31st, 2007 at 6:37 am
jakarta kan emang lebih modern dari magelang, wajar donk yg disini masih kuno, lagging gitu loh